Selasa, 07 Desember 2010

Rangka-Rangka Aqidah 1 (Iman Kepada Allah)

Rangka - Rangka Aqidah (Iman Kepada Allah)
(Materi Semester 1, Fakultas Hukum)
Universitas Muslim Indonesia
Makassar

Rangka Aqidah adalah aqidah pokok, yaitu Rukun Iman. Jadi Rangka Aqidah adalah Implementasi terhadap Rukun Iman.
yang pertama ;

A. Iman Kepada Allah SWT
     Iman kepada allah sifatnya abstrak, kita harus mengimani Allah dengan 4 Unsur

1.      Mengimani Wujud Allah
Di dalam mengimani wujud Allah ini, dapat dibuktikan dengan 3 pembuktian atau dalil :
-          Dalil Fitrah
Secara Fitrah, manusia adalah mahkluk tuhan yang diciptakan oleh Allah SWT yang dilengkapi dengan dimensi Jasmani dan Rohani. Yang di dalam dimensi Rohani itu terdapat fitrah Allah. Yaitu sifat Suci. Sebagaimana diungkapkan oleh Rasulullah dalam sabdanya ; yg artinya : “Setiap manusia diciptakan dalam keadaan suci”.
-          Dalil Akal / Petunjuk Akal
Manusia sebagai mahkluk tuhan yang dilengkapi oleh akal dapat membuktikan keberadaan tuhan dengan memikirkan penciptaan atau ciptaan-ciptaan allah termasuk terhadap penciptaan dirinya sendiri. Sebagaimana yang di jelaskan oleh Allah SWT dalam firmannya dalam Surah Al- Mu’minun : 67
-          Dalil Syara
Secara syara bahwa pembuktian keberadaan tuhan telah dijelaskan sendiri oleh Allah SWT dalam berbagai firmannya diantaranya dalam surah Al-Hadid : 3 ;   yang artinya : “Dia-lah Allah yang awal dan akhir, Dia-lah yang nyata dan tidak nyata dan Dia-lah yang maha pengasih lagi maha penyayang.

2.      Meng-Imani Uluhiyah Allah
Mengimani Uluhiyah Allah berarti mengimani atau meyakini Allah sebagai satu-satunya “ILAH’’. “ILAH” adalah merupakan Al-Ma’luh yaitu sesuatu yang disembah, dibesarkan atau dikuasakan. Sehingga Allah adalah satu-satunya yang kita agungkan. Tidak ada keagungan selain Dia dan tidak ada yang patut disembah kecuali Dia.
3.      Meng-Imani Rububiyah Allah
Mengimani Rububiyah Allah berarti Mengimani bahwa Allah adalah Rabb satu-satunya, tidak ada sekutu baginya karena hanya Allah-lah tuhan satu-satunya yang maha memelihara, maha memimpin, maha melindungi, maha member, dan sebagainya. Dalam arti bahwa hanya Allah-lah Rabb yang memiliki sifat Kemaha-an sebagai Dzat yang maha pencipta.
4.      Mengimani Sifat-sifatnya dan Nama-namanya
Mengimani sifat dan nama Allah berate meyakini dan membenarkan bahwa hanya Allah-lah yang memiliki nama dan sifat yang mewujudkan kemaha-sempurnaan, kerena itu, dalam mengimani sifat allah ini, ada 3 hal yang penting diperhatikan :
1.      Tidak boleh memberi nama kepada Allah selain nama yang ditetapkan oleh Al-Qur’an dan Hadist.
2.      Tidak boleh mentansilkan (menyerupakan) dan mentasbihkan sifat dan nama tuhan dengan Makhluknya
3.      Mengimani Asma dan Sifat Allah tanpa mempertanyakan Kaifiyat-nya. Artinya kita tanpa mempertanyakan bagaimana tuhan itu.


Manfaat atau Buah Beriman kepada Allah
Beriman kepada Allah membawa dampak atau Manfaat bagi seseorang. Diantaranya:
1.      Dapat merealisasikan Peng-Esa-an Allah sehingga tidak menggantungkan harapan kepada selain Allah.
2.      Dapat merealisasikan ibadah kepada Allah atau ta’bud sehingga kita senantiasa dalam menjalankan aktifitas sehari-hari dilaksanakan sesuai ketentuan agar bernilai ibadah (atas ridho Allah)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar